Mengenal website perusahaan. Memiliki sebuah website merupakan suatu keharusan bagi Anda yang memiliki sebuah perusahaan, hal tersebut tentunya bertujuan untuk lebih memperkenalkan perusahaan ke khalayak luas di luar sana. Terlebih lagi melalui internet, yang menjanjikan sebuah jangkauan dan kecepatan yang tak terbatas. Salah satunya dalah membangun sebuah situs website bagi perusahaan Anda.

Apa Saja Yang Perlu diketahui untuk Mengenal Website Perusahaan?

Dalam website perusahaan, Anda dapat menyediakan berbagai informasi yang terkait dengan perusahaan dari mulai, visi dan misi yang dimiliki perusahaan, kegiatan-kegiatan menarik yang perusahaan, staff member yang bekerja, dan produk serta layanan apa saja yang perusahaan Anda ciptakan dan sediakan. Selain itu Anda juga bisa menerbitkan banyak artikel yang berkaitan dengan berbagai pengetahuan seputar produk dan layanan yang Anda sediakan bagi pengguna.

Sayangnya masih ada dari sebagian perusahaan yang menyajikan halaman website yang kurang efektif dan kurang ramah bagi penggunanya. Selain memiliki website perusahaan, Anda pun perlu memikirkan halaman apa saja yang perlu disajikan kepada pengguna. Sehingga pengguna merasa nyaman dengan kemudahan layanan yang diberikan website perusahaan Anda. Dalam artikel yang Anda sedang baca saat ini, Anda akan diberikan berbagai pengetahuan seputar website perusahaan yang sangat bermanfaat.

Untuk Anda yang masih ragu dengan alasan kenapa mengenal website perusahaan sangat penting untuk Anda berbisnis, maka Anda perlu memperhatikan ini! Website menyajikan sejumlah manfaat yang akan dirasakan oleh Anda. Salah satunya adalah website merupakan investasi jangka panjang bagi perusahaan, kemajuan jaman yang semakin bergerak maju mendorong semuanya untuk bergerak cepat dan efisien dengan website perusahaan yang Anda miliki, Anda tidak perlu takut untuk itu!

Mengenal Website Perusahaan Senang
[Mengenal Website Perusahaan] Ilustrasi Berhasil. Sumber: Pexels

Kemudian Kredibilitas. Kredibilitas adalah hal yang harus Anda miliki sebagai citra perusahaan. Caranya? Bangunlah website perusahaan maka kredibilitas akan ikut terbangun dan terlihat lebih professional. Sudah saatnya perusahaan Anda memiliki sebuah website yang akan membantu dalam melakukan branding atau penguatan nilai, yang lambat laun akan menghasilkan kepercayaan akan perusahaan yang Anda bangun.

Kemudian yang terakhir adalah Menjangkau Target Pasar yang jauh jauh lebih luas. Website merupakan salah satu alternatif solusi yang bisa menjadi wadah untuk dapat mempromosikan dan menarik masyarakat terhadap perusahaan yang sedang Anda jalankan, baik berupa layanan jasa maupun produk yang dihasilkan. Anda tidak perlu merasa lelah untuk dapat mempromosikan bisnis perusahaan kepada siapa saja, biarlah keajaiban website menghampiri Anda! Tentunya puncak dari menjangkau target pasar yang lebih luas adalah Meningkatkan Penjualan dan Pendapatan ini adalah hasil akhir yang ingin Anda targetkan bukan? Dengan meningkatkan penjualan dan pendapatan, Anda bisa terus melanjutkan bahkan memperluas perusahaan.

Nah, Anda sudah lebih mengetahui alasan kenapa perusahaan perlu memiliki website?

Kembali kepada halaman website yang tentunya akan mendukung website Anda agar mudah dan nyaman digunakan pengguna. Idealnya memilih halaman website perusahaan yang tepat sering menjadi tantangan tersendiri, karena harus sangat diperhatikan dari segi fungsionalnya. Maka dari itu, Anda perlu memahami halaman penting saja yang wajib Anda masukan ke dalam website perusahaan.

Mengenal Website Perusahaan: Hal Yang Wajib Ada

Beberapa halaman yang akan menjadi pembahasan ini, sangat disarankan untuk Anda sertakan dalam Website. Dimana, setiap halaman yang dijelaskan mempunyai maksud dan tujuan yang bisa menambah pengetahuan dalam merancang website yang ideal dan menyenangkan.

Tentang Kami atau About Us

Mengenal Website Perusahaan Tentang Kami
[Mengenal Website Perusahaan]. Tentang Kami

Halaman ini menjadi nilai vital yang menjadi fokus penilaian pengguna, karena tanpa informasi yang jelas mengenai latar belakang perusahaan, produk dan layanan apa yang dihasilkan, serta visi dan misi apa yang perusahaan anut, menjadikan pengguna akan merasa enggan dan ragu terhadap apa yang perusahaan Anda tawarkan. Anda dapat mengambil kesempatan melalui penulisan informasi latar belakang perusahaan di halaman ini, dengan menyajikan informasi yang dapat meyakinkan pengguna.

Contoh dari informasi yang dapat menarik pengguna misalnya, Anda dapat menjelaskan keresahan dan kekhawatiran apa yang dirasakan sehingga hal tersebut dapat memotivasi untuk mendirikan Perusahaan hingga saat ini. Kemudian, Anda juga dapat menceritakan fokus kegiatan apa yang saat ini sedang perusahaan lakukan.

Misalnya, perusahaan Anda merupakan perusahan yang ikut serta dalam misi kemanusiaan, misi dalam menjaga bumi, dan yang lainnya. Hal yang Anda paparkan dalam halaman About Us ini, perlu Anda perhatikan ya!

Contact Us

Mengenal Website Perusahaan Hubungi Kami
[Mengenal Website Perusahaan]. Hubungi Kami

Halaman Contact Us, merupakan halaman yang berpeluang menghubungkan Anda dengan pengguna dan calon klien. Dalam halaman Contact Us berisikan informasi seperti nomer telepon, alamat e-email atau bahkan dalam beberapa website juga membuka fitur khusus yang memungkinkan pengguna situs atau klien dapat langsung menghubungi Anda dan Team melalui website, dan memberikan peluang dan pelanggan untuk bisa saling berkomunikasi.

Frequently Asked Question (FAQ)

Mengenal Website Perusahaan FAQ
[Mengenal Website Perusahaan] FAQ

FAQ merupakan halaman yang akan meringankan kerja Anda dalam menjawab berbagai pertanyaan yang muncul dari pengguna atau calon pelanggan yang berniat untuk menggunakan produk atau layanan perusahaan Anda. Sehingga, Anda tidak harus menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan secara berulang-ulang. Hal inilah yang menjadi kelebihan tersendiri pada halaman ini

Selain memudahkan Anda dalam menanggapi pertanyaan-pertanyaan yang pengguna website ajukan, Anda juga dapat mengaktifkan halaman Knowledge Base yang tergantung pada bisnis seperti apa yang Anda tawarkan. Namun, walaupun sudah ada halaman FAQ yang Anda aktifkan dalam website pastikan Anda tetap harus menyediakan ruang dengan pelanggan, untuk dapat menyampaikan keluhan, pertanyaan yang tidak tercantum dalam FAQ, atau bahkan testimoni yang pelanggan Anda buat.

Jenis Website Untuk Bisnis

Intinya, dalam mengenal website perusahaan bisnis yang di buat baik website perusahaan ataupun website toko online memiliki keunikan halaman yang ditampilkan. Tidak ada rumus yang benar atau salah, Anda hanya perlu menyesuaikan halaman-halaman tersebut sesuai kebutuhan bisnis perusahaan. Dengan ini, Anda akan menemukan dan dapat menampilkan susunan halaman yang sesuai dengan kebutuhan website, diantaranya:

Website Bisnis Lokal

Anda perlu menambahkan beberapa rincian yang akan sangat membantu kinerja website perusahaan, yaitu Anda sangat perlu memasukan halaman mengenai informasi kontak perusahaan atau alamat perusahaan fisik yang ada. Kemudian rincian mengenai produk maupun jasa layanan apa yang Anda tawarkan pada pengguna sebagai calon pembeli dan penikmat. Terakhir dan tak boleh tertinggal adalah halaman yang memuat informasi “tentang kami atau about us” yang berisikan deskripsi singkat mengenai perusahaan.

Website untuk Berbagai Layanan Online. 

Dalam mengenal website perusahaan yang menyediakan layanan online, komponen halaman yang dimasukan juga perlu dipertimbangkan. Misalnya adalah, bantuan untuk pengguna sebagai calon pelanggan, halaman yang manampilkan katalog produk atau layanan, halaman harga yang tertera agar pelanggan dapat menentukan dan memperkirakan produk atau layanan perusahaan Anda, halaman syarat dan ketentuan, dan yang terakhir halaman kontak agar pelanggan dapat mengkomunikasikanya bila terjadi kekhawatiran atau terdapat pertanyaan yang membingungkan.

Website Agensi

Tipe website ini membutuhkan struktur halaman yang berkaitan dengan halaman kontak, halaman informasi harga, halaman tim bisnis, dan portfolio.

Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk mendirikan website perusahaanmu sendiri? Silahkan klik link ini untuk jasa website perusahaan yang sangat terjangkau.

Artikel rekomendasi:
Pentingnya memiliki website untuk bisnis
Perbedaan Website CMS dan Framework

Jenis-jenis website dan contohnya. Apakah Anda tahu hal baru yang menjadi kebutuhan setiap orang di muka bumi pada saat ini? Ya, betul sekali Anda pasti menebak, internet! Internet atau interconnection-networking adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung satu sama lain menggunakan standar sistem IP atau TCP sebagai protokol pertukaran paket yang digunakan untuk dapat melayani miliaran penggunanya di seluruh penjuru dunia. Saat ini internet telah menjangkau kita semua.

Sekarang ini tidak dipungkiri internet adalah kebutuhan pokok yang harus ada dan Anda miliki. Sama seperti halnya dengan sosialisasi, internet mendorong Anda untuk banyak mengenal hal-hal lain di luar lingkungan. Menjangkau setiap aspek kehidupan kita, dari mulai membantu dalam bekerja, belajar, mencari ide masakan hari ini, membantu mengembangkan bisnis, dan hal lainnya. Dimana tidak dipungkiri bahwa internet menjadi kebutuhan pokok yang harus ada dalam membantu kita untuk meringankan tugas keseharian, atau hanya sekedar mencari hiburan. Ini adalah suatu perubahan yang dapat Anda manfaatkan sebagai sumber peluang, untuk banyak belajar mengembangkan diri melalui internet.

Jenis-Jenis Website toko online
[Jenis-jenis website] Illustrasi Toko online. Sumber: Pexel

Hal yang sangat identik dengan keberadaan internet adalah website, yang mana hal ini sering dipahami oleh beberapa kalangan yang tidak mengerti apa perbedaan antara internet dan website. Misalnya, orang sering salah menyebutkan “saya mencari ide memasak hari ini dari internet.” Padahal mungkin maksud dari pernyataan tersebut adalah “Saya mencari ide memasak hari ini dari website yang di cari melalui mesin pencariaan Google”. Aneh? Tapi hal tersebut adalah sedikit kebingungan dari beberapa kalangan masyarakat sebagai pengguna teknologi tersebut.

Lalu, Apa Itu Website?

Website merupakan suatu dokumen yang terdiri dari kumpulan halaman yang saling terhubung dan menyajikan berbagai informasi yang dibutuhkan baik berupa tulisan, gambar, suara, dan bahkan video dimana seluruh data yang termuat dalam halaman tersebut tersimpan pada server hosting, dan memerlukan internet sebagai syarat mengaksesnya.

Jenis-jenis website responsive
[Jenis-jenis website] Illustrasi design responsive. Sumber: Pexel

Untuk dapat mengakses website, Anda harus memiliki perangkat seperti telepon pintar atau komputer yang terknoneksi dengan jaringan internet yang ada. Lazimnya halaman website yang ditampilkan berbentuk sebuah dokumen dengan format HTML atau Hyper Text Markup Language, yang tentunya bisa Anda akses melalui HTTP atau HTTPS, suatu protokol yang menyediakan berbagai informasi dari server website untuk ditampilkan kepada setiap pengguna melalui website browser.

Jenis-jenis Website Secara Umum yang Diketahui

Website Statis

Perkembangan ilmu dalam dunia digital yang semakin up to date menghasilkan banyak sekali jenis website yang belakangan ini kian berkembang dan dapat Anda temukan di internet. Namun, secara garis besar jenis-jenis website tersebut dapat diklasifikan dalam tiga jenis website yang umum dikenal orang, yaitu:Website Statis

Website statis adalah website yang memiliki satu halaman website yang tampilannya tidak dapat dirubah-rubah atau tetap. Kemudian website statis umumnya tidak memungkinkan untuk dapat terjadinya interaksi antara pembuat atau pengelola website dengan pengguna yang mengunjungi website tersebut. Jika pengelola website ingin mengubah tampilan halaman pada websitenya, maka pengelola harus melakukanya dengan cara manual dengan cara mengedit kode-kode struktur yang ada pada websitenya atau mengubah koding website secara manual. Kelebihan dari website statis ini adalah:

Namun, selain dari aspek kelebihan tersebut, website statis ini minim dari segi pengunjung websitenya dan tidak dapat melakukan interaksi antara pengelola dan penggunanya!

Contoh dari jenis-jenis website statis ini adalah?

Website Dinamis

Website dinamis merupakan jenis website yang khusus dimanfaatkan untuk dapat menampilkan berbagai macam kreatifitas konten dan informasi yang di ubah dan diperbaharui oleh pemilik atau pengelola website tanpa harus mengubah kode-kode struktur website secara manual. Melainkan, melaui website itu sendiri.

Website dinamis memang sengaja dirancang untuk menarik interaksi tinggi dan luas dengan penggunanya. Dengan menyajikan tampilan visual, kreativitas konten yang sangat beragam, halaman-halaman website yang fungsional menjadikan website dinamis banyak menjadi pilihan orang-orang untuk memiliki sebuah website. Sehingga, website ini sangat tepat untuk Anda yang ingin membuat website sebagai penunjang bisnis.

Contoh dari jenis-jenis website dinamis ini diantaranya:

Website dinamis ini pun memiliki kekurangan, yang perlu Anda ketahui. Berbeda dengan website statis yang tidak memerlukan database, website dinamis mutlak membutuhkan database dan, sehingga berpengaruh pada biaya mahal yang harus Anda keluarkan. Selain itu website dinamis juga membutuhkan bahasa pemrograman yang begitu kompleks, sehingga cukup rumit untuk dapat mengaturnya sendiri.

Website Interaktif

Website interaktif merupakan jenis website yang digunakan khusus dengan tujuan sebagai platform berinteraksi atau berkomunikasi secara online. Pengguna website ini umumnya adalah komunitas atau pengguna biasa dengan maksud untuk menambah relasi dan berkomunikasi.

Contoh dari jenis-jenis website interaktif ini adalah:

Manfaat Website Secara Umum

Manfaat website secara umum yang dapat Anda peroleh utamanya adalah akses yang bisa Anda manfaatkan baik dalam penyeberan informasi yang Anda dapatkan atau bisa juga Anda bagikan.

Jenis-jenis website manfaat nya
Sumber: Pexel

Anda dapat memanfaatkan website sebagai salah satu platform khusus yang memberikan impact positif bagi penggunanya secara cepat, tepat, dan terukur. Namun ada bebapa manfaat lain pula yang bisa kamu peroleh, diantaranya:

Kesimpulan

Itulah pembahasan mengenai jenis-jenis website yang umum diketahui! Yang dapat menambah pengetahuan Anda.

Atau, Anda sudah memutuskan untuk membuat website dengan jenis apa? Tidak perlu bingung-bingung, intinya bangunlah sebuah website yang sesuai dengan kemampuan, tujuan dan kebutuhan Anda. Tingkatkan visibilitas Anda dengan Website!!!

Artikel Rekomendasi:
Pentingnya Memiliki Website Untuk Bisnis
Cara Menerapkan Digital Marketing Untuk Bisnis Anda

Cara melakukan A/B test pada landing page adalah dengan menjalankan eksperimen secara simultan antara dua atau lebih varian dari suatu landing page untuk membandingkan performa yang terbaik.

Anda dapat membayangkan, misalnya, Anda ingin mengetest hipotesis untuk melihat apakah salah satu headline akan lebih banyak menghasilkan prospek dibandingkan dengan yang lain. Tentu saja, Anda dapat langsung mencobanya lalu mengharapkan keajaiban datang. Namun, bagaimana jika salah?Kesalahan dapat berakibat kerugian waktu dan biaya.

Salah satu cara untuk melakukan a/b testing adalah dengan membagi trafic menuju landing page Anda dengan setengah dari masing-masing traffic. Anda dapat menganalisa hasilnya, dengan melihat yang mana bekerja lebih baik sebelum melakukan suatu perubahan.

Pengetesan A/B dapat membuat Anda perperan sebagaimana seorang scientist, dan mengambil keputusan berdasarkan data yang di terima mengenai bagaimana orang merespons landing page yang Anda sebarkan.

melakukan a/b testing
[melakukan a/b test]. Menganalisa hasil test. Sumber: Crazyegg

Terminologi A/B Test

Sebelum membahas mengenai A/B test, Anda perlu memahami beberapa terminologi, diantaranya:

Varian

Varian adalah terminologi untuk setiap versi terbaru dari landing page yang akan di uji untuk melakukan A/B test. Anda pun harus memiliki setidaknya dua varian pada test A/B.

Selain itu, Anda dapat melakukan eksperimen dengan membuat landing page sebanyak mungkin sesuai dengan keinginan dan sumber daya yang dimiliki.

[melakukan a/b test]. variasi landing page. Sumber: Vantage

Pemenang

Anda dapat membayangkan dalam melakukan A/B test seperti pada kompetisi Gladiator. Berapapun varian yang masuk, pada akhirnya hanya ada satu pemenang yang tertinggal. Kriteria pemenangnya adalah landing page yang memiliki rasio kompresi tinggi.

Penantang

Ketika memulai percobaan, Anda dapat membuat varian baru untuk menantang pemenang, inilah yang disebut dengan penantang. Jika penantang ini mengungguli varian lainnya, maka ia akan menjadi pemenang baru.

Melakukan A/B Test

Dalam melakukan pengujian A/B, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Sehingga Anda akan dapat mengoptimasi landing page menjadi lebih baik dan menghasilkan rasio konversi yang lebih tinggi.

Menentukan Porsi Trafik untuk A/B Test

Biasanya, dalam melakukan A/B Test, traffic ditetapkan secara acak kepada setiap varian landing page berdasarkan bobot yang telah ditentukan sebelumnya. Misalnya, jika Anda menjalankan dua varian landing page, Anda mungkin akan membaginya 50/50 ataupun 60/40. Untuk menjaga integritas pengujian, pengunjung akan melihat varian yang sama, meskipun mereka akan kembali lagi pada waktu yang lain.

melakukan a/b test
[melakukan a/b test]. Membagi porsi traffic. Sumber: Seobility

Tips: Anda perlu mengarahkan sejumlah trafik melalui halaman pengujian sebelum melihat hasilnya secara statistik. Anda dapat menggunakan kalkulator online seperti VWO.

Mulai dari Nol

Jika Anda baru memulai campaign dan memiliki beberapa ide untuk menentukan arah yang mana untuk ditentukan. Anda dapat membuat varian tertentu untuk setiap ide yang berbeda.

Pada skenario seperti ini, kemungkinan Anda akan membagi bobot landing page secara merata untuk setiap versi nya. Untuk dua varian dapat berbobot 50/50. Untuk tiga varian 33/33/34, dan seterusnya. Anda dapat memperlakukan setiap varian secara seimbang dan temukan pemenangnya secepat mungkin.

Menguji Landing Page yang sudah Ada

Jika Anda telah memiliki landing page dan ingin mencoba ide baru, Anda dapat memberikan varian baru berbobot trafik yang lebih sedikit dibandingkan dengan pemenang saat ini untuk meminimalisasi resiko dalam memperkenalkan ide baru.

Metode seperti ini akan berjalan lebih lambat. Selain itu, tidak direkomendasikan jika Anda ingin mencoba untuk mempercepat pengujian A/B dengan memprioritaskan varian baru ini, karena tidak dapat menjamin bahwa yang terbaru ini memiliki performa lebih baik. (Ingat!. pengujian A/B testing ini adalah memitigasi resiko. Oleh karena itu, ujilah secara bijak.)

Apa yang Perlu di Uji pada Landing Page

Sebagian besar departemen marketing terlalu mengandalkan pengalaman, insting, maupun opini secara personal ketika hendak menentukan mana yang lebih baik untuk kustomer. Terkadang cara seperti itu dapat bekerja dengan baik, namun, sebagian besar tidaklah demikian. Ketika Anda memulai testing A/B, selalu fokus pada statistik, karena data tidak pernah bohong. Tentu saja dengan intrepretasi yang tepat.

Ada beberapa element yang dapat Anda fokuskan dalam melakukan pengujian. Perbedaan variasi dan konten dalam pengetesan dapat dilakukan terserah pada Anda. Namun, yang mana paling baik adalah bergantung pada kustomer.

Element yang perlu dipertimbangkan adalah:

Headline

Headline utama biasanya merupakan gambaran singkat dari value yang Anda tawarkan. Dengan kata lain, ini adalah kesimpulan mengapa orang menginginkan produk Anda. Ada beberapa pendekatan yang dapat Anda coba pada saat menguji headline utama ini:

Call to Action (CTA)

Tombol CTA ini merepresentasikan tujuan konversi landing page Anda. Anda dapat menguji tulisan yang tertera di dalamnya, lalu design tombol serta warna yang kira-kira bekerja dengan baik. Anda dapat mencoba tombol menjadi lebih besar, atau mengubah warna seperti hijau untuk lanjut, biru untuk link dan merah atau oranye untuk reaksi emosional.

Media Hero

Media hero adalah foto utama atau gambar yang muncul pertama kali. Idealnya, gambar ini menunjukkan produk atau service Anda pada keadaan nyata, namun, bagaimana gambar hero ini akan mengkonversi lebih baik pada landing page Anda?Apakah Anda menggunakan pasangan yang sedang tersenyum? atau mungkin foto produk secara close-up? Bereksperimen lah dan temukan yang paling tepat.

[melakukan a/b test]. Gambar hero. Sumber: Convertful

Tips: Sebagaimana pada headline ataupun copywriting, gambar hero ini harus memiliki subjek yang tepat sesuai dengan pesan yang disampaikan. Jika iklan Anda menjelaskan mengenai bantal, namun, gambar hero yang Anda berikan berupa sofa, maka akan terjadi ketidakcocokan.

Formulir

Tergantung dari bisnis yang Anda miliki, mungkin Anda membutuhkan informasi lebih dari hanya nama dan alamat email. Anda dapat menjalankan test dengan variasi berbeda-beda. Dengan cara seperti ini, Anda akan mendapatkan informasi mengenai rasio penolakan yang dapat di terima ketika memberikan bobot terhadap data extra yang dihasilkan.

Copywriting

Faktor paling besar adalah copywriting yang panjang vs pendek. Biasanya copywriting yang pendek akan lebih baik, namun, untuk produk dan market tertentu, penjelasan detail akan menjadi penting untuk proses pengambilan keputusan. Anda pun dapat mencoba menata ulang fitur dan benefit yang di tawarkan.

Banyak sekali orang berpendapat mana yang berhasil dan mana yang tidak, namun, alangkah lebih baik jika Anda menguji dan melihatnya sendiri.

Layout

Untuk peletakan CTA sebelah kiri akan lebih baik dibandingkan sebelah kanan? Lalu, bagaimana dengan video testimonial di bagian bawah atau di bagian atas? Untuk menjawabnya Anda tetap harus mencobanya sendiri. Terkadang hanya dengan mengubah tata letak, dapat meningkatkan rasio konversi

Kesimpulan

Anda telah mengetahui cara melakukan a/b test pada landing page. Artikel ini adalah bagian terakhir dari rangkaian benefit dan tips-tips mengoptimasi landing page.

Jika Anda masih ragu ataupun kurang memahami bagaimana cara membuat landing page secara teknis. Kami selalu hadir untuk membantu Anda dalam menyelesaikan masalah yang Anda hadapi. Tidak perlu segan untuk menghubungi kami di halaman contact. Anda dapat menjabarkan permasalahan yang dihadapi, lalu tim kami akan segera memfollow up permintaan Anda.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga omzet Anda terus meningkat dari hasil konversi landing page yang Anda sebarkan.

Setiap marketer tentu memiliki keterbatasan anggaran, artinya adalah tidak memiliki uang dan waktu yang tidak terbatas. Oleh karena itu optimasi landing page perlu dilakukan. Terkadang kita bertanya kepada diri sendiri sebagai seorang marketer, apakah lebih baik berinvestasi pada traffice atau meningkatkan rasio konversi.

Pada akhirnya marketer harus dapat menjawab pertanyaan apa yang dapat menjamin Return on Investment (ROI) lebih baik?

Menggunakan budget untuk mendapatkan trafik berbayar (seperti pada Google Ads atau Facebook Ads) adalah pilihan yang atraktif karena dapat hasil dan budget dapat terprediksi dengan jelas.

Namun, ROI akan selalu memiliki hasil yang sama dan bahkan plateau. Jika landing page Anda memiliki rasio konversi 10 hari ini, belum tentu hasilnya akan lebih baik jika karena Anda membayar lebih untuk meningkatkan trafik. Tentu saja Anda akan menghasilkan konversi yang lebih tinggi, namun, sejalan dengan pengeluaran budget Anda.

optimasi landing page
[optimasi landing page]. Sumber: MonsterInsight

Sebaliknya, dengan meningkatkan rasio konversi akan membawa Anda untuk lebih banyak mendapatkan konversi tanpa harus mengeluarkan biaya lebih banyak.

Contoh matematika sederhana untuk optimasi landing page.

Kasus 1: Trafik berbayar

Pay Per Click (PPC) budget: 1 juta/bulan

Pengunjung: 1000
Nilai konversi: 20rb
Rasio koversi: 10%

Revenue: 2juta (profit 1juta)

Kasus 2: Trafik berbayar + Optimasi

PPC Budget: 1juta/bulan + Optimasi konversi: 400rb

Pengunjung: 1000
Nilai konversi: 20rb
Rasio konversi: 12%

Revenue: 2,4juta (profit 1juta)

Pada kasus pertama, kita hanya membayar iklan untuk meningkatkan pengunjung. Sedangkan pada kasus yang kedua, melakukan investasi tambahan sebesar 400rb untuk meningkatkan rasio konversi. Untuk kedua kasus di atas menghasilkan profit yang sama, yaitu 1juta rupiah.

Apakah Anda bertanya-tanya. Loh kok keduanya menghasilkan profit yang sama?!

Jika Anda perhatikan keduanya memiliki perbedaan. Investasi yang Anda keluarkan sebesar 400rb memang mengurangi profit yang bersih pada bulan pertama. Namun, usaha tersebut meningkatkan rasio konversi 2% dan meningkatkan ROI sebesar 40% yang dapat membuat efek jangka panjang. Maka, pada bulan berikutnya akan menjadi seperti ini:

Kasus 3: Trafik berbayar + optimasi landing page (bulan ke-2)

PPC Budget: 1juta/bulan + optimasi = 0

Pengunjung:1000
Nilai konversi: 20rb
Rasio konversi: 12%

Revenue: 2,4 jt (profit 1.4jt)

[optimasi landing page]. Melihat progress bulan selanjutnya.

Membuat dan mengoptimasikan landing page dapat meningkatkan profit dengan PPC yang sama. Anda tidak perlu menjadi ahli matematika atau web developer untuk memahaminya.

Bagaimana Cara Optimasi Landing Page?

Saat ini Anda telah mengerti keuntungan yang didapatkan dengan mengoptimasi landing page, memahami apa itu A/B Test sangan berguna untuk membuat perubahan yang signifikan untuk meningkatkan rasio konversi landing page Anda.

Artikel ini membahas contoh platform CMS, 3 yang terbaik berdasarkan kemudahan dan banyaknya pengguna. Memulai untuk membuat website tidak pernah semudah ini dengan adanya banyak pilihan bagi kita semua.

Anda memiliki banyak pilihan platform pembuatan website yang memungkinkan Anda untuk membuat hampir semua jenis website yang Anda inginkan. Untuk memilih Content Management System (CMS) yang akan digunakan tidak pernah sesulit ini, karena banyaknya pilihan yang tersedia.

Dalam artikel ini, kami akan membantu Anda membuat pilihan tersebut. Kami akan memberikan rincian semua yang Anda butuhkan dalam memilih CMS terbaik , dan memperkenalkan kepada Anda pada tiga contoh platform CMS yang paling banyak digunakan.

Daftar isi:

  1. Berkenalan dengan Content Management System (CMS).
  2. Apa yang dapat Anda buat dengan menggunakan platform CMS
  3. Fitur apa saja yang terdapat pada CMS
  4. 3 pilihan contoh platform CMS terbaik.
  1. WordPress
  2. Joomla
  3. Drupal

5. Kesimpulan

Berkenalan dengan Content Management System (CMS)

Content Management System (CMS) adalah aplikasi yang memungkinkan kita untuk menerbitkan dan mengelola konten pada website dengan cara yang intuitif. Misalnya, Anda dapat membayangkan memiliki suatu teks editor (seperti Notepad atau TextEditor) yang memungkinkan Anda untuk menerbitkan artikel secara langsung kepada situs website yang Anda miliki.

Contoh Platform CMS

Contoh di atas adalah fungsi yang sangat mendasar pada CMS . Pada ketanyataannya, saat ini sebagian besar pilihan CMS terbaik membantu Anda melakukan lebih dari itu. CMS tersebut memungkinkan Anda untuk membuat indeks konten Anda, mengubah, memformat dengan menggunakan visual editor, dan masih banyak lagi.

Mengatur dan mengedit tampilan dengan CMS sangat mudah dengan bantuan website builder.  Dengan website builder ini Anda dapat mengubah-ubah tampilan website tanpa perlu memahami bahasa pemrograman apapun, sehingga Anda dapat fokus untuk mengisi konten pada website. Sebagian besar website builder ini digunakan semudah melakukan drag and drop, dan Anda pun dapat melihat perubahannya secara visual dan realtime.

Apa yang dapat Anda buat dengan menggunakan platform CMS

Sebagian besar orang berpikiran bahwah CMS hanya dapat digunakan untuk membuat website blog. Hal tersebuat tidaklah salah, karena platform CMS terbaik awalnya di bangun untuk keperluan blogging. Namun, seiring berjalannya waktu, CMS platform tersebut dapat di kustomasi menjadi jenis website apapun. Contohnya adalah CMS WordPress yang memiliki porsi 30% website di seluruh dunia.

Pada kenyataannya, CMS pada saat ini sangatlah flexible, di mana Anda dapat menggunakannya untuk hampir semua tipe project yang Anda inginkan. Namun, CMS ini idealnya adalah untuk membuat website sekedar pada pembuatan konten dan sharing. Ini berarti Anda dapat membuat blog sederhana, website tutorial, portofolio, website berita dan masih banyak lagi. Dengan tools yang tepat, Anda dapat membuat project website yang lebih canggih dengan menggunakan CMS, seperti membuat toko online, website private membership ataupun forum.

Sekarang, kami akan memperkenalkan Anda tiga contoh platform CMS terbaik yang terdapat pada saat ini. Namun, sebelumnya kita akan berbicara mengenai fitur yang harus diperhatikan ketika memilih CMs pada website Anda.

Fitur apa saja yang terdapat pada CMS

Hingga saat ini, Anda telah mengetahui pengetahuan yang solid mengenai CMS secara teori. Saat ini, mari kita menelusuri fitur-fitur yang lebih spesifik yang dapat di tawarkan oleh platform CMS tersebut.

Platform CMS harus menyediakan beberapa kriteria di bawah ini:

Pada artikel ini, kita akan melihat tiga contoh platform CMS paling favorit. Kita akan membahas apa yang membuatnya menjadi unik, menelusuri keunggulan dan kelemahannya, dan membantu Anda untuk menentukan pilihan dalam menggunakan platform CMS yang terbaik untuk website Anda.

3 contoh platform CMS terbaik

Ada beberapa pilihan di antara CMS yang akan Anda pilih di sini. Namun, seluruhnya memiliki kesamaan yang utama, yaitu open source dan dapat di install hanya dengan satu klik, seperti pada Niagahoster. Itu artinya, Anda tidak perlu meluangkan waktu yang lama untuk mencobanya satu per satu.

Inilah tiga daftar contoh platform CMS, kami mengurutkannya berdasarkan popularitas dan kelengkapan fitur.

WordPress

contoh platform cms wordpress

Anda pasti pernah mendengar mengenai wordpress . Platform CMS ini memiliki market share yang paling besar dibandingkan dengan kompetitornya.

Walaupun persepsi orang mengenai WordPress adalah suatu platform untuk blogging, kenyataanya contoh platform CMS ini berkembang begitu jauh. Platform ini sangat mudah digunakan, dan Anda pun dapat mengkustomasi sesuai dengan keinginan Anda dengan menggunakan plugin dan theme ( yang jumlahnya puluhan ribu).

Dalam hal manajemen konten, WordPress memberikan pengalaman yang terbaik. Mempublikasikan tulisan dan halaman sangat mudah, dan Anda memiliki akses untuk membuat format tertentu pada konten Anda.

Terlebih lagi, platform ini dapat mensupport pendaftaran member, regular update dan adanya komunitas yang sangat besar.

Fitur-fitur utama yang dimiliki WordPress:

Kelemahan menggunakan WordPress adalah terkadang Anda perlu mencapuradukkan dan memasangkan banyak plugin untuk menambahkan fungsi yang tepat pada website Anda.

Joomla

contoh platform cms joomla

Joomla adalah nama yang selalu muncul ketika orang membahas mengenai WordPress. Secara umum, Joomla tidaklah terlalu friendly untuk beginner yang berkebalikan dengan WordPress. Namun, platform CMS ini dapat lebih flexible pada beberapa aspek.

Contohnya, Joomla adalah pilihan yang tepat jika Anda ingin mengelola banyak "jenis postingan yang kustom". Idealnya contoh platform cms ini digunakan jika Anda ingin menjalankan website yang tida terlalu banyak konten berupa teks. Platform ini menawarkan banyak pilihan ketika berhubungan dengan pengelolaan user. Joomla akan menjadi pilihan yang tepat untuk website yang berbasis membership.

Selain itu, Joomla telah mensupport multibahasa. Artinya adalah Anda tidak perlu menggunakan plugin untuk menambahkan bahasa pada website Anda. Yang terakhir adalah Joomla dapat menggunakan beberapa template atau theme sekaligus untuk setiap tipe konten yang berbeda.

Fitur-fitur utama:

Di atas kertas, Joomla adalah contoh platform CMS yang luar biasa. Namun, sangat tidak ramah untuk pemula seperti pada WordPress. Oleh karena itu, Anda perlu memakan waktu lebih lama untuk mempelajari bagaimana cara menggunakan CMS ini pada website Anda.

Drupal

contoh platform cms drupal

Drupal adalah contoh platform CMS yang akan di bahas pada artikel kali ini. Secara marketshare, Drupal berada jauh di bawah kedua pesaing utamanya, namun itu tidak berarti bahwa Drupal tidak dapat diperhitungankan.

Secara praktikal, Drupal memilik beberapa kesamaan seperti pada Joomla. Sebagai contohnya adalah fleksibilitasnya dalam menangani tipe postingan yang kustom. Selain itu, Drupal menawarkan pengaturan yang lebih terhadap user dan aksesnya. Drupal pun dapat menangani website multibahasa tanpa menggunakan plugin.

Selain itu, ada area dimana Drupal unggul di bandingkan dengan para kompetitornya. Yaitu sistem taksonomi yang sangat powerfull. Sebagai tambahan, Drupal dianggap memiliki keamanan platform yang lebih baik di bandingkan WordPress dan Joomla.

Fitur-fitur utama:

Anda dapat membuat berbagai jenis website dengan menggunakan ketiga contoh platform CMS yang telah di bahas. Drupal dikenali dari segi skalabilitas dan keamanan nya, di mana menjadikannya pilihan yang tepat untuk perusahaan besar.

Dari kehebatan yang dimiliki oleh Drupal, namun, untuk menguasainya membutuhkan waktu yang cukup lama. Kami tidak merekomendasikan Anda untuk menggunakan Drupal, kecuali Anda memiliki pengelaman dalam hal web development.

Kesimpulan

Memilih CMS yang paling tepat adalah keputusan personal sebagaimana kita memilih system operasi (OS) pada komputer. Seluruh pilihan CMS memiliki fans pro dan kontra. Secara personal, kami menyarankan Anda untuk menggunakan WordPress untuk level awal, karena kemudahana dan keluasan kustomasinya. Namun, seiring berjalannya waktu, lalu Anda mencoba beberapa CMS yang telah disebutkan diatas, akan lebih bijak dalam memilihnya sesuai dengan keperluan Anda.

Bagaimana menurut Anda? mungkin Anda memiliki pemikiran yang tidak sama dalam memilih contoh platform CMS pada artikel ini.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga membuat Anda lebih percaya diri dalam memilih CMS yang paling tepat untuk website Anda.

Jika Anda ingin fokus untuk mengembangkan bisnis Anda dibandingkan membuat website Anda sendiri. Anda dapat menuju halaman service pada website kami.

Anda dapat menuliskan komentar ataupun saran pada kolom di bawah ini.

Gambaran umum Website CMS vs Framework

Website CMS vs Framework? Terkadang kita bertanya-tanya bagaimana untuk membuat website. Apakah sulit dan perlu belajar dalam jangka waktu yang lama? Artikel ini membahas dua cara berbeda untuk membuat website.

Dalam pembuatan website ada perbedaan utama antara menggunakan Content Management System (CMS) atau dengan framework. CMS adalah aplikasi yang digunakan untuk membuat dan mengelola konten digital sedangkan framework adalah perangkat lunak yang berisi fungsi-fungsi umum yang dapat dimodifikasi dengan kode tambahan yang ditulis sesuai dengan aplikasinya.

Daftar isi

  1. Gambaran umum
  2. Apa itu CMS?
  3. Apa itu Framework?
  4. Perbedaan website CMS vs Framework
  5. Kesimpulan

Apa itu website CMS?

CMS adalah singkatan dari Content Management System. Tujuan utama penggunaan CMS adalah untuk mengelola konten situs web. Di dalam CMS terdapat banyak fitur yang mempermudah pengelolaan situs web. Selain itu, CMS pun dapat digunakan pada berbagai keperluan seperti untuk blogging, company profile, e-commerce, reservasi online, situs pendidikan, dan masih banyak lagi.

Website CMS vs Framework

CMS membantu kita untuk melakukan berbagai hal pada website. Kita dapat melakukan hal seperti format tata letak, menambah, mengubah, dan menghapus konten dengan sangat mudah. Selain itu, kita pun dapat lebih memperluas fungsional website dengan menggunakan plugin atau ekstensi yang dapat membuat website sederhana menjadi kaya akan fitur. 

Untuk membuat halaman website semakin menarik dan rapi, kita pun dapat menambahkan file multimedia seperti gambar, video, dan audio. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah, pengguna dapat membuat situs web dengan fitur multibahasa. 

Beberapa contoh CMS yang umum dan populer adalah Drupal , WordPress , dan Joomla. Contoh CMS tersebut menjadi populer di kalangan masyarakat karena kesederhanaan dan kemudahan dalam penggunaannya.

Apa itu Framework?

Web Framework menyediakan cara standar untuk membangun dan menerapkan suatu aplikasi perangkat lunak. Framework ini berisi kumpulan kode-kode yang memiliki fungsi umum. Oleh karena itu, pengembang dapat memodifikasi dan mengembangkan sesuai dengan kebutuhannya. 

Ada banyak keuntungan menggunakan web Framework, terutama dari segi fleksibilitas dan scalability.

website cms vs framework

Selain itu, framework dapat mencakup program dukungan, kompiler, kumpulan library, serta Aplication Programming Interface (API). Ada banyak pilihan framework untuk digunakan. Misalnya, CakePHP, Laravel dan CodeIgniter adalah open source web frameworkuntuk membangun laman web dinamis yang ditulis menggunakan PHP . Di lain sisi, Django dan Flask adalah dua web framework yang ditulis dengan bahasa Python.

Sebetulnya CMS dan framework saling berhubungan. Karena CMS pun di buat berdasarkan framework.

Perbedaan website CMS vs Framework

CMSFramework
CMS digunakan untuk membuat dan memodifikasi konten digital.Framework adalah perangkat lunak yang dapat dimodifikasi dengan kode tambahan yang bergantung pada aplikasinya.
Mempelajari CMS lebih mudah.Mempelajari Framework lebih sulit daripada CMS dan membutuhkan banyak waktu.
Membantu mengelola konten digital.
Membantu mengatur kode untuk membuat proses pengembangan aplikasi lebih sederhana dan fleksibel.

Drupal, WordPress, dan Joomla adalah beberapa contoh CMS.
CakePHP,Laravel, NodeJS, Django dan CodeIgniter adalah beberapa contoh framework.

Kesimpulan website CMS vs Framework

Berdasarkan penjelasan di atas kita telah mengetahui perbedaan website CMS vs Framework. Jika Anda memiliki budget yang tipis dan membutuhkan waktu yang lebih cepat untuk penyelesaian website. Anda dapat menggunakan CMS.

Sebaliknya jika Anda ingin memiliki website yang flexible, scalable dan untuk penggunaan investasi jangka waktu panjang, Anda dapat menggunakan web framework.

Oleh karena itu, Anda dapat menentukan platform yang sesuai dengan bisnis Anda yang dapat di lihat di sini.

Bekerja sama dengan Kami...

Kami senang bekerja dengan Anda yang memiliki permasalahan. 

Karena Kami akan memahami, menyelesaikan, serta merealisasikan
kebutuhan Anda.

Silahkan hubungi  Kami hari ini:
Pertanyaan mengenai project ==>
Copyright © Soltekno 2020
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram