Tahapan strategi membuat SEO tidak sesederhana yang kita bayangkan. Ternyata ada banyak tahapan yang menyita waktu dan tenaga. Tahapan di dalamnya telah berubah selama bertahun-tahun, dan proses yang ada di masa dulu mungkin sudah tidak terpakai di masa saat ini. Maka seorang ahli SEO harus update trend dan strategi terbaru dalam dunia SEO.

Sangat penting untuk mengikuti dan update Strategi SEO terbaru untuk mendapatkan rating teratas di Google. Dalam artikel SEO ini akan dibahas bagaimana tahapan membuat strategi SEO terbaru yang dapat digunakan untuk meningkatkan rating situs web di Google.

Pada dasarnya ada dua jenis SEO yang menjadi bagian dari tahapan dalam strategi SEO, yaitu:

SEO on-page

Apa yang dimaksud dengan SEO on-page?

SEO on-page berfokus dalam memaksimalkan halaman situs untuk menaikkan rating lebih tinggi di mesin pencarian sehingga dapat meningkatkan trafik organik ke situs Anda.

Bagaimana proses kerja SEO on-page?

Penerapan SEO pada halaman akan fokus pada penggunaan dan penempatan kata kunci dalam judul, deskripsi meta dan tag H1, mengoptimalkan maksud pencarian, memaksimalkan kecepatan pemuatan halaman situs web, menulis URL singkat, dan menggunakan tag alt deskriptif pada gambar.

SEO Off-page

Apa yang dimaksud dengan SEO Off-page?

SEO Off-page berfokus pada pengoptimalan faktor off-page situs web untuk meningkatkan peringkat mesin pencari situs web.

Jadi, bagaimana cara kerja strategi SEO off-page? Pada dasarnya, strategi SEO off-page akan fokus pada pembuatan tautan dari luar website Anda.

Beberapa tahapan strategi membuat SEO

Jika Anda baru mulai menerapkan teknik SEO untuk memaksimalkan traffic situs Anda, perhatikan beberapa tips dan strategi SEO dasar berikut.

1. Riset kata kunci

Melakukan riset kata kunci adalah salah bagian paling utama dari SEO. Ini adalah langkah yang sangat penting sebelum melakukan proses lainnya. Kata kunci memandu SEO specialist dalam merumuskan konten untuk dipublish dan dioptimasi. Tanpa kata kunci, konten dan penggunaan SEO tidak akan memberikan bantuan maksimal dalam optimasi website.

tahapan strategi membuat SEO keyword research
[Tahapan strategi membuat SEO] Keyword Research

Cara meneliti kata kunci bisa dengan memanfaatkan cara ini :

-Gunakan alat gratis di Internet, seperti Uber Suggest

-Peringkat tertinggi menurut saran kata kunci

Periksa tingkat persaingan untuk menentukan kata kunci online terbaik dan efektif.

2  Analisis persaingan

Setelah melakukan penelitian kata kunci, langkah selanjutnya dalam tahapan strategi membuat SEO adalah menganalisis persaingan kata kunci tersebut. Harap dicatat bahwa langkah ini sangat penting untuk menemukan kata kunci terbaik. Dengan cara ini, konten dan web lebih mungkin diindeks oleh Google.

3. Gunakan domain berisi keyword

Dengan memasukkan keywords pada domain, dijamin akan membantu mesin Google menemukan fokus dari website yang Anda buat.

 Trik ini tentu akan sangat membantu dan menjadi rekomendasi untuk Anda coba.

4. Perhatikan plugins SEO

Ada beberapa plugin pendukung di situs web yang dapat membantu SEO situs web Anda. Beberapa contoh plugin WordPress yang benar-benar dapat membantu SEO situs web Anda termasuk Yoast WP SEO atau Paket SEO All In One, Peta Situs Google XML (sitemap), dan Gambar SEO Friendly

5. Memaksimalkan media sosial

Media sosial memiliki peran penting di search engine. Salah satu kunci sukses dalam SEO tidak hanya menghasilkan konten berkualitas tinggi, tetapi juga berbagi konten berkualitas tinggi dan menarik.

[Tahapan strategi membuat SEO] Sosial Media
[Tahapan strategi membuat SEO] Sosial Media

Jadi, Anda juga harus memperhatikan media sosial untuk meningkatkan situs dan SEO.

6. Buat konten orisinil dan memiliki manfaat

Tahap SEO yang sama pentingnya berikutnya adalah membuat konten. Gambar, video, dan teks harus mengandung kata kunci yang telah diteliti dan di analisis. Untuk postingan artikel, semakin lama semakin baik. Perhatikan juga keaslian konten untuk pengindeksan yang lebih baik.Banyak sekali tool yang dapat digunakan untuk mengecek orisinalitas tulisan Anda seperti dengan Copyscope ataupun SmallSEOtool. Jangan sampai konten Anda hasil copy-paste, karena itu akan membuat artikel Anda dihilangkan oleh Google.

7. Membuat backlink

Keberadaan backlink sangat penting untuk meningkatkan ranking mesin pencari. Biasanya pakar SEO akan membuat link di website terkait lainnya, namun tetap kualitas konten juga harus diperhatikan.

Saat membuat backlink untuk sebuah situs adalah membuat backlink yang bermutu. Karena itu, gunakan waktu senggang Anda untuk membuat backlink bermutu tinggi, dan cara itu harus dilakukan secara konsisten.

8. Terus Membuat konten

SEO bukanlah kegiatan yang hanya dilakukan satu atau dua kali saja. Langkah ini harus dilakukan bekali-kali untuk membuat website tetap memiliki posisi yang baik. Jika konten tidak diperbarui dan diperbarui, situs web tidak akan dapat bersaing dengan pesaing. Inilah mengapa tahapan ini sangat penting bagi para pakar SEO dan pemilik website.

9. Perhatikan penamaan gambar

Selain beberapa hal di atas, hal penting lainnya adalah mengoptimalkan setiap gambar yang Anda unggah dengan memasukkan tag judul, ALT dan penamaan file gambar sesuai kata kunci SEO.

[Tahapan strategi membuat SEO] Penamaan gambar
[Tahapan strategi membuat SEO] Penamaan gambar

Secara tidak langsung gambar yang memiliki judul atau tags yang sesuai SEO akan menggandakan kepopuleran kita lewat pencarian gambar di mesin pencari.

10. Gunakan LSI Keywords

Google sekarang tidak hanya melihat kata kunci, tetapi juga memahami topik. Untuk memastikan bahwa Google secara bertahap memahami subjek konten Anda, harap gunakan kata kunci LSI dalam konten yang Anda buat. LSI keywords adalah kata atau frasa yang berhubungan dengan target keyword Anda.Ini lah urutan ke 10 tahapan strategi membuat SEO yang dapat Anda ikuti agar semakin terdepan dalam kompetisi dengan kompetitor Anda.

Pentingnya Update Terbaru SEO

SEO adalah strategi kompleks yang membutuhkan latihan terus-menerus untuk melihat hasilnya. Sangat penting juga untuk memperbarui pengetahuan dalam hal ini. Karena setiap kali ada pengetahuan baru tentang langkah-langkah optimasi web terbaik untuk diserap.

Cara ini juga membantu untuk mengoptimalkan website yang Anda miliki agar persaingannya dengan kompetitor tidak berkurang. Pasalnya, para pemilik website, khususnya untuk bisnis saat ini, telah menyadari pentingnya SEO. Karenanya, semakin banyak orang menggunakan layanan ini untuk mendapatkan peringkat terbaik di mesin pencari.

Memakai SEO

Keuntungan menggunakan SEO atau pengoptimalan mesin telusur adalah mengarahkan pengguna Internet ke situs web mereka sendiri. Selain itu, SEO juga dapat membuat rangking website berada di urutan teratas pada halaman beranda mesin pencari.

SEO yang baik akan menjadikan situs nomor satu di daftar pencarian Google. Proses ini melibatkan penelitian, analisis, pemeliharaan, pemutakhiran, dan pemantauan berkelanjutan kapan saja. Semua ini termasuk dalam tahap SEO dan tidak boleh dilewatkan.

Itulah tadi  beberapa tahapan membuat strategi SEO untuk meningkatkan traffic situs. Perlu Anda ingat bahwa hasil dari SEO bukanlah sesuatu yang instan. Meski begitu, SEO dapat membantu Anda meningkatkan brand awareness dengan biaya yang lebih murah, dan meningkatkan rating tentunya.

Selain itu, SEO juga dapat menarik trafik yang berkualitas tinggi, karena pengguna yang datang adalah pengguna yang sangat tertarik dengan produk yang Anda sediakan dan tidak terganggu dengan iklan.. SEO dan konten yang menarik tentu juga akan meningkatkan kepercayaan pengguna kepada bisnis Anda bukan ?

Jangan lupa untuk terus belajar memanfaatkan SEO dari berbagai sumber. Anda pun dapat berkonsultasi dengan ahli SEO. Semoga bermanfaat!

Kesimpulan

Pada artikel 10 tahapan strategi membuat SEO ini, Anda telah mengetahui dasar-dasar penting agar mampu membuat postingan Anda menjadi peringkat teratas pada mesin pencarian seperti Google, Yahoo, Bing, dan Yandex.

Sebelum memulai untuk membuat website, ada baiknya Anda membuat kerangka struktur artikel yang akan Anda tampilkan agar menjadi lebih efektif.

Jika Anda ingin mengetahui mengenai digital marketing lainnya, Anda dapat membaca artikel rekomendasi di bawah ini:

Pentingnya memiliki website di era digital
Strategi menerapkan digital marketing

Cara melakukan A/B test pada landing page adalah dengan menjalankan eksperimen secara simultan antara dua atau lebih varian dari suatu landing page untuk membandingkan performa yang terbaik.

Anda dapat membayangkan, misalnya, Anda ingin mengetest hipotesis untuk melihat apakah salah satu headline akan lebih banyak menghasilkan prospek dibandingkan dengan yang lain. Tentu saja, Anda dapat langsung mencobanya lalu mengharapkan keajaiban datang. Namun, bagaimana jika salah?Kesalahan dapat berakibat kerugian waktu dan biaya.

Salah satu cara untuk melakukan a/b testing adalah dengan membagi trafic menuju landing page Anda dengan setengah dari masing-masing traffic. Anda dapat menganalisa hasilnya, dengan melihat yang mana bekerja lebih baik sebelum melakukan suatu perubahan.

Pengetesan A/B dapat membuat Anda perperan sebagaimana seorang scientist, dan mengambil keputusan berdasarkan data yang di terima mengenai bagaimana orang merespons landing page yang Anda sebarkan.

melakukan a/b testing
[melakukan a/b test]. Menganalisa hasil test. Sumber: Crazyegg

Terminologi A/B Test

Sebelum membahas mengenai A/B test, Anda perlu memahami beberapa terminologi, diantaranya:

Varian

Varian adalah terminologi untuk setiap versi terbaru dari landing page yang akan di uji untuk melakukan A/B test. Anda pun harus memiliki setidaknya dua varian pada test A/B.

Selain itu, Anda dapat melakukan eksperimen dengan membuat landing page sebanyak mungkin sesuai dengan keinginan dan sumber daya yang dimiliki.

[melakukan a/b test]. variasi landing page. Sumber: Vantage

Pemenang

Anda dapat membayangkan dalam melakukan A/B test seperti pada kompetisi Gladiator. Berapapun varian yang masuk, pada akhirnya hanya ada satu pemenang yang tertinggal. Kriteria pemenangnya adalah landing page yang memiliki rasio kompresi tinggi.

Penantang

Ketika memulai percobaan, Anda dapat membuat varian baru untuk menantang pemenang, inilah yang disebut dengan penantang. Jika penantang ini mengungguli varian lainnya, maka ia akan menjadi pemenang baru.

Melakukan A/B Test

Dalam melakukan pengujian A/B, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Sehingga Anda akan dapat mengoptimasi landing page menjadi lebih baik dan menghasilkan rasio konversi yang lebih tinggi.

Menentukan Porsi Trafik untuk A/B Test

Biasanya, dalam melakukan A/B Test, traffic ditetapkan secara acak kepada setiap varian landing page berdasarkan bobot yang telah ditentukan sebelumnya. Misalnya, jika Anda menjalankan dua varian landing page, Anda mungkin akan membaginya 50/50 ataupun 60/40. Untuk menjaga integritas pengujian, pengunjung akan melihat varian yang sama, meskipun mereka akan kembali lagi pada waktu yang lain.

melakukan a/b test
[melakukan a/b test]. Membagi porsi traffic. Sumber: Seobility

Tips: Anda perlu mengarahkan sejumlah trafik melalui halaman pengujian sebelum melihat hasilnya secara statistik. Anda dapat menggunakan kalkulator online seperti VWO.

Mulai dari Nol

Jika Anda baru memulai campaign dan memiliki beberapa ide untuk menentukan arah yang mana untuk ditentukan. Anda dapat membuat varian tertentu untuk setiap ide yang berbeda.

Pada skenario seperti ini, kemungkinan Anda akan membagi bobot landing page secara merata untuk setiap versi nya. Untuk dua varian dapat berbobot 50/50. Untuk tiga varian 33/33/34, dan seterusnya. Anda dapat memperlakukan setiap varian secara seimbang dan temukan pemenangnya secepat mungkin.

Menguji Landing Page yang sudah Ada

Jika Anda telah memiliki landing page dan ingin mencoba ide baru, Anda dapat memberikan varian baru berbobot trafik yang lebih sedikit dibandingkan dengan pemenang saat ini untuk meminimalisasi resiko dalam memperkenalkan ide baru.

Metode seperti ini akan berjalan lebih lambat. Selain itu, tidak direkomendasikan jika Anda ingin mencoba untuk mempercepat pengujian A/B dengan memprioritaskan varian baru ini, karena tidak dapat menjamin bahwa yang terbaru ini memiliki performa lebih baik. (Ingat!. pengujian A/B testing ini adalah memitigasi resiko. Oleh karena itu, ujilah secara bijak.)

Apa yang Perlu di Uji pada Landing Page

Sebagian besar departemen marketing terlalu mengandalkan pengalaman, insting, maupun opini secara personal ketika hendak menentukan mana yang lebih baik untuk kustomer. Terkadang cara seperti itu dapat bekerja dengan baik, namun, sebagian besar tidaklah demikian. Ketika Anda memulai testing A/B, selalu fokus pada statistik, karena data tidak pernah bohong. Tentu saja dengan intrepretasi yang tepat.

Ada beberapa element yang dapat Anda fokuskan dalam melakukan pengujian. Perbedaan variasi dan konten dalam pengetesan dapat dilakukan terserah pada Anda. Namun, yang mana paling baik adalah bergantung pada kustomer.

Element yang perlu dipertimbangkan adalah:

Headline

Headline utama biasanya merupakan gambaran singkat dari value yang Anda tawarkan. Dengan kata lain, ini adalah kesimpulan mengapa orang menginginkan produk Anda. Ada beberapa pendekatan yang dapat Anda coba pada saat menguji headline utama ini:

Call to Action (CTA)

Tombol CTA ini merepresentasikan tujuan konversi landing page Anda. Anda dapat menguji tulisan yang tertera di dalamnya, lalu design tombol serta warna yang kira-kira bekerja dengan baik. Anda dapat mencoba tombol menjadi lebih besar, atau mengubah warna seperti hijau untuk lanjut, biru untuk link dan merah atau oranye untuk reaksi emosional.

Media Hero

Media hero adalah foto utama atau gambar yang muncul pertama kali. Idealnya, gambar ini menunjukkan produk atau service Anda pada keadaan nyata, namun, bagaimana gambar hero ini akan mengkonversi lebih baik pada landing page Anda?Apakah Anda menggunakan pasangan yang sedang tersenyum? atau mungkin foto produk secara close-up? Bereksperimen lah dan temukan yang paling tepat.

[melakukan a/b test]. Gambar hero. Sumber: Convertful

Tips: Sebagaimana pada headline ataupun copywriting, gambar hero ini harus memiliki subjek yang tepat sesuai dengan pesan yang disampaikan. Jika iklan Anda menjelaskan mengenai bantal, namun, gambar hero yang Anda berikan berupa sofa, maka akan terjadi ketidakcocokan.

Formulir

Tergantung dari bisnis yang Anda miliki, mungkin Anda membutuhkan informasi lebih dari hanya nama dan alamat email. Anda dapat menjalankan test dengan variasi berbeda-beda. Dengan cara seperti ini, Anda akan mendapatkan informasi mengenai rasio penolakan yang dapat di terima ketika memberikan bobot terhadap data extra yang dihasilkan.

Copywriting

Faktor paling besar adalah copywriting yang panjang vs pendek. Biasanya copywriting yang pendek akan lebih baik, namun, untuk produk dan market tertentu, penjelasan detail akan menjadi penting untuk proses pengambilan keputusan. Anda pun dapat mencoba menata ulang fitur dan benefit yang di tawarkan.

Banyak sekali orang berpendapat mana yang berhasil dan mana yang tidak, namun, alangkah lebih baik jika Anda menguji dan melihatnya sendiri.

Layout

Untuk peletakan CTA sebelah kiri akan lebih baik dibandingkan sebelah kanan? Lalu, bagaimana dengan video testimonial di bagian bawah atau di bagian atas? Untuk menjawabnya Anda tetap harus mencobanya sendiri. Terkadang hanya dengan mengubah tata letak, dapat meningkatkan rasio konversi

Kesimpulan

Anda telah mengetahui cara melakukan a/b test pada landing page. Artikel ini adalah bagian terakhir dari rangkaian benefit dan tips-tips mengoptimasi landing page.

Jika Anda masih ragu ataupun kurang memahami bagaimana cara membuat landing page secara teknis. Kami selalu hadir untuk membantu Anda dalam menyelesaikan masalah yang Anda hadapi. Tidak perlu segan untuk menghubungi kami di halaman contact. Anda dapat menjabarkan permasalahan yang dihadapi, lalu tim kami akan segera memfollow up permintaan Anda.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga omzet Anda terus meningkat dari hasil konversi landing page yang Anda sebarkan.

Setiap marketer tentu memiliki keterbatasan anggaran, artinya adalah tidak memiliki uang dan waktu yang tidak terbatas. Oleh karena itu optimasi landing page perlu dilakukan. Terkadang kita bertanya kepada diri sendiri sebagai seorang marketer, apakah lebih baik berinvestasi pada traffice atau meningkatkan rasio konversi.

Pada akhirnya marketer harus dapat menjawab pertanyaan apa yang dapat menjamin Return on Investment (ROI) lebih baik?

Menggunakan budget untuk mendapatkan trafik berbayar (seperti pada Google Ads atau Facebook Ads) adalah pilihan yang atraktif karena dapat hasil dan budget dapat terprediksi dengan jelas.

Namun, ROI akan selalu memiliki hasil yang sama dan bahkan plateau. Jika landing page Anda memiliki rasio konversi 10 hari ini, belum tentu hasilnya akan lebih baik jika karena Anda membayar lebih untuk meningkatkan trafik. Tentu saja Anda akan menghasilkan konversi yang lebih tinggi, namun, sejalan dengan pengeluaran budget Anda.

optimasi landing page
[optimasi landing page]. Sumber: MonsterInsight

Sebaliknya, dengan meningkatkan rasio konversi akan membawa Anda untuk lebih banyak mendapatkan konversi tanpa harus mengeluarkan biaya lebih banyak.

Contoh matematika sederhana untuk optimasi landing page.

Kasus 1: Trafik berbayar

Pay Per Click (PPC) budget: 1 juta/bulan

Pengunjung: 1000
Nilai konversi: 20rb
Rasio koversi: 10%

Revenue: 2juta (profit 1juta)

Kasus 2: Trafik berbayar + Optimasi

PPC Budget: 1juta/bulan + Optimasi konversi: 400rb

Pengunjung: 1000
Nilai konversi: 20rb
Rasio konversi: 12%

Revenue: 2,4juta (profit 1juta)

Pada kasus pertama, kita hanya membayar iklan untuk meningkatkan pengunjung. Sedangkan pada kasus yang kedua, melakukan investasi tambahan sebesar 400rb untuk meningkatkan rasio konversi. Untuk kedua kasus di atas menghasilkan profit yang sama, yaitu 1juta rupiah.

Apakah Anda bertanya-tanya. Loh kok keduanya menghasilkan profit yang sama?!

Jika Anda perhatikan keduanya memiliki perbedaan. Investasi yang Anda keluarkan sebesar 400rb memang mengurangi profit yang bersih pada bulan pertama. Namun, usaha tersebut meningkatkan rasio konversi 2% dan meningkatkan ROI sebesar 40% yang dapat membuat efek jangka panjang. Maka, pada bulan berikutnya akan menjadi seperti ini:

Kasus 3: Trafik berbayar + optimasi landing page (bulan ke-2)

PPC Budget: 1juta/bulan + optimasi = 0

Pengunjung:1000
Nilai konversi: 20rb
Rasio konversi: 12%

Revenue: 2,4 jt (profit 1.4jt)

[optimasi landing page]. Melihat progress bulan selanjutnya.

Membuat dan mengoptimasikan landing page dapat meningkatkan profit dengan PPC yang sama. Anda tidak perlu menjadi ahli matematika atau web developer untuk memahaminya.

Bagaimana Cara Optimasi Landing Page?

Saat ini Anda telah mengerti keuntungan yang didapatkan dengan mengoptimasi landing page, memahami apa itu A/B Test sangan berguna untuk membuat perubahan yang signifikan untuk meningkatkan rasio konversi landing page Anda.

11 Strategi terbaik landing page. Membangun suatu landing page sangatlah mudah, kita dapat menggunakan drop and drag builder tanpa harus coding. Artinya, Anda tidak perlu menjadi web developer untuk mempublikasikan sesuatu yang professional dan dapat diselesaikan dalam hitungan jam.

Walaupun demikian, berjalan dengan mata tertutup sangat tidak di rekomendasikan. Untuk membuat Anda merasa lebih siap untuk memulai, pada artikel ini akan di bahas mengenai strategi terbaik landing page yang telah terbukti berkali-kali untuk meningkatkan rasio konversi dan mengurangi biaya per acquisitionnya.

11 strategi terbaik landing page dengan cepat

Aturan pertama dalam strategi pembuatan landing page ialah: Dengan mengikuti beberapa langkah awal untuk membantu Anda dalam membuat landing page yang sangat baik. Selanjutnya, Anda perlu bereksperimen dan membuat konsumen Anda menentukan apa yang terbaik dalam melakukan suatu tugas tertentu berdasarkan pemikirannya.

1. Pastikan Pesan Sesuai Dengan ADS

Satu alasan utama Anda membuat landing page adalah untuk memastikan pesan yang di kirim pada halaman landing page sudah sesuai dengan harapan audiens.

Pastikan Anda memberi signal yang tepat dengan cara menyelaraskan apa yang di tulis pada copywriting dan design yang Anda gunakan pada suatu iklan, di mana pun Anda sebarkan (sosial media atau mesin pencari).

Sebagai illustrasi, jika Anda membuat iklan untuk komunitas pensiunan/veteran lalu membawanya pada landing page yang berisi mengenai perumahan mewah, kemungkinan besar mereka akan meninggalkan landing page Anda dibandingkan untuk terus membacanya, apalagi melakukan konversi.

2. Aksi Pada Lipatan Pertama

strategi terbaik landing page
[Strategi terbaik landing page]. Aksi Pada Lipatan Pertama. sumber: Unbounce

Pastikan headline, USP, serta yang paling utama adalah Call To Action (CTA) benar-benar terlihat pada "lipatan" pertama. Tidak perlu terlalu kaku dalam menentukan tampilan pada lipatan pertama ini. Jangan sampai Anda menyimpannya terlalu atas yang dapat menyebabkan orang kesulitan untuk melihat tombol CTA ini. Namun, yang perlu diperhatikan adalah pengunjung dapat melihatnya secara cepat.

Tips: Resolusi layar pengunjung memiliki variasi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, desain lah sesuai dengan apa yang paling banyak pengunjung gunakan. Sehingga Anda harus membuat landing page yang responsive untuk segala jenis device (laptop, tablet ataupun mobile). Seperti pada contoh landing page ini.

3. Gunakan Petunjuk untuk Mengarahkan Mata Audience

Sangat jarang menemukan landing page sangat singkat yang tidak ada tambahan lainnya setelah "lipatan pertama". Oleh karena itu, dengan menggunakan indikasi visial untuk membawa pengunjung terus membaca ke bawah adalah ide yang baik. Penunjuk ini dapat berupa pointer, seperti panah, gambar, animasi ataupun copywriting yang membuat pengunjung senang untuk membacanya dan terus scroll ke bawah.

[strategi terbaik landing page]. Penunjuk arah. Sumber: Wishpond

Begitupun dengan penunjuk arah yang harus digunakan untuk membantu prospek menemukan tombol Call to Action (CTA) yang ada di landing page. Gunakan huruf tebal, kontras warna, dan bentuk yang mudah untuk dikenali. Anda pun dapat menggunakan tanda panah, atau gambar yang menunjukkan agar pengunjung tergiring menunju CTA.

4. Tunjukkan Pemakaian Produk/Jasa

Menunjukkan penggunaan produk atau jasa pada keadaan nyata akan membantu pengunjung untuk membayangkannya sendiri. Selain itu, cara ini pun sangat efektif untuk menjelaskan bagaimana produk atau service Anda bekerja. Media yang digunakan dapat berupa photo, langkah demi langkah animasi, ataupun video demo. Media visual ini akan menangkap perhatian pengunjung landing page Anda. Di bawah ini adalah contoh yang sangat baik di tunjukkan oleh GoPro, bagaimana kamera ini digunakan pada keadaan nyata:

[strategi terbaik landing page]. Sumber: Youtube Channel GoPro

5. Hilangkan Navigasi Menu dan Distraksi Lainnya

[strategi terbaik landing page]. Hilangan Distraksi. Sumber: Youtube image

Strategi terbaik landing page adalah hanya memiliki satu fokus tujuan, yaitu konversi. Oleh karena itu, minimalisasikanlah distraksi yang dapat membuat pengunjung pergi dari halaman ini. Pertahankan untuk tidak menampilkan link termasuk navigasi menu, call to action tambahan, ataupun link yang mengembalikan kepada homepage website Anda. Landing page akan melakukan tugas terbaiknya jika berdiri sendiri.

6. Sosial Proof yang Asli

Sebagian besar pengunjung cukup pandai untuk tidak mempercayai perkataan marketing yang khas. Tidak peduli seberapa bagus penawaran Anda, termasuk pelanggan yang puas sebelumnya dan anggota komunitas yang cukup terkenal dapat menambahkan kesan otentik terhadap klaim Anda.

[strategi terbaik landing page]. Sosial proof yang tidak otentik. Sumber: WPFormy

Namun, siapapun tidak akan percaya jika review tersebut dari John Doe ataupun Anonymous. Anda dapat menambahkan testimoni yang lebih realistis, seperti nama lengkap, pekerjaan, tempat tinggal, tanggal pembelian, foto asli ataupun video.

7. Gunakan Copywriting yang Jelas dan Menarik

Copywriting yang baik tidak perlu seperti copywriting sama sekali. Isinya harus jelas dan tepat sasaran. Walaupun ada copywriting yang memerlukan kalimat panjang . Namun, yang terbaik tetap membuatnya lebih sederhana. Pikirkanlah dengan menggunakan paragraph yang lebih pendek, dan gunakan lebih banyak pointer.

8. Page Loading yang Cepat

Sebanyak 70% konsumen pengguna internet menyatakan bahwa kecepatan loading website mempengaruhi keputusan mereka untuk membeli. Jika halaman Anda loading lebih dari 3 detik pada perangkat mobile, Anda akan memiliki potensial yang tinggi untuk kehilangan mereka.

[strategi terbaik landing page]. Pengaruh kecepatan loading. Sumber: Unbounce

Hindari Landingpage Anda dengan element tidak penting yang dapat memperlambat kecepatan halaman website. Segala sesuatu yang Anda tambahkan harus memiliki alasan spesifik. Pastikan seluruh gambar telah di optimasi dan ikutilah langkah yang direkomendasikan oleh Google.

Hasil analisa dari suatu campaign menunjukkan bahwa sebagian besar orang membuka landing page melalui perangkat mobile. itu artinya layar perangkat menjadi lebih kecil, keterbatasan interaktif dan waktu loading yang lebih lama.

9. Desain Sesuai Dengan Perangkat Yang Tepat

Seluruh kualitas yang disebutkan diatas sangat tidak baik untuk meningkatkan rasio konversi dari perangkat mobile. Oleh karena itu, pastikan Anda mendesain landing page yang mobile-responsive agar dapat beradaptasi dengan perangkat masing-masing.

Layout dapat berpindah tempat, CTA lebih terlihat, lalu gambar dapat menyusut ataupun dihilangkan sepenuhnya.

10. Test dan Perbaharui Landing Page Anda

Best practice sangat lah penting, namun A/B test jauh lebih penting untuk meningkatkan hasil konversi sebanyak mungkin.

Apakah Anda memiliki headline yang memiliki fokus penyelesaian masalah yang tidak bekerja sesuai keinginan Anda?Ingin mengubah urutan yang ada di form?Apakah atasan Anda menginginkan tombol CTA berwarna pink?

Test terlebih dahulu sebelum Anda mempublikasikannya kepada audience dan tentukan keputusan berdasarkan data dibandingkan hanya dengan perasaan dan insting.

11. Pertimbangkan Menggunakan Template yang Sudah Ada

Semua orang ingin spesial. Namun, jika Anda baru saja memulai (atau memiliki resource developer yang terbatas), Anda dapat mengunakan template yang sudah jadi dan mengkustomasikannya sesuai dengan brand yang Anda miliki. Situs seperti ThemeForest menjual banyak sekali desain landingpage professional. Anda tinggal memilihnya. Atau, Anda dapat menggunakan jasa SOLTEKNO. Karena kami telah memiliki ratusan template yang dapat Anda pilih secara cuma-cuma.

Kesimpulan

Pada artikel ini telah membahas bagaimana strategi terbaik landing page, sehingga mendapatkan hasil rasio konversi yang lebih tinggi. Artikel selanjutnya masih membahas mengenai landing page, lebih fokus kepada benefit menggunakan media gambar ataupun video.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga Anda dapat lebih memahami cara membuat landing page yang lebih efektif dan efisien. Tentu saja, harapan Anda untuk membuat rasio konversi menjadi lebih tinggi akan terlaksanakan. Sehingga omzet penjualan Anda meningkat drastis.

5 Bagian landing page terdiri dari beberapa grup element utama. Kita dapat menyebutnya sebagai building block yang harus digunakan sebagai panduan untuk membuat konten pada bagian landing page tersebut.

Mungkin beberapa pembaca tidak ingin mendengarkan ini. Bukan kah marketing yang baik adalah mencari cara agar menjadi yang terdepan di antara kerumunan? Mengapa kita harus terkunci oleh format landing page? Bukan kah nanti konten kita akan menjadi seperti suatu formula?

Namun, ada pepatah mengatakan: "Kuasai aturannya, sehingga Anda dapat mendobrak secara efektif"

Hampir seluruh landing page yang memiliki rasio konversi yang tinggi, karena mereka telah menguasai fundamentalnya. Tidak terpengaruh tujuan rasio konversi, tujuan audiens, harga yang ditawarkan dan tipe landing page yang di buat. Hal ini disebabkan oleh struktur landing page selaras dengan persuasi dan elemen yang mempengaruhinya.

Memahami bagian landing page dan membuatnya tetap sesuai dengan aturan, maka Anda akan dapat memastikan rasio konversi yang baik. Sehingga, Anda dapat menemukan cara yang unik dan cerdas untuk mengoptimalisasikannya.

Lihatlah ilustrasi di bawah ini. Halaman landing page Anda mungkin akan memiliki sedikit perbedaan, sedangkan struktur building block dasarnya akan sama dan harus disertakan di dalamnya. Mari kita bahas lebih detail

Bagian Landing Page
[Bagian Landing Page]. Sumber: Pinterest

Komponen Bagian Landing Page

Ada 5 element utama yang dimiliki oleh setiap landing page yang baik dan memiliki rasio konversi tinggi, diantaranya:

Unique Selling Proposition

Unique Selling Proposition (USP) adalah sesuatu yang membedakan produk atau service Anda dibandingkan dengan kompetitor. Penawaran Anda harus dapat menjawab pertanyaan, "Apa yang membedakan penawaran ini sangat spesial?". Anda tidak perlu terpaku dengan kata "unik" ini. Namun, Anda harus membayangkan bagaimana posisi penawaran Anda berbeda dan lebih baik dibandingkan yang lain.

Landing page perlu menyampaikan proposisi ini secara ringkas dan jelas, sehingga pengunjung Anda segera memahami apa yang membuat produk atau layanan tersebut sangat menarik. Serta element yang Anda gunakan sehingga dapat bercerita mengenai produk tersebut, mengapa penawaran yang Anda berikan memiliki keunikan:

Headline utama

Headline pada landing page adalah hal pertama yang di baca oleh pengunjung. Oleh karena itu, bagian ini sangat kritikal dan harus menjelaskan apa yang pengunjung dapatkan dari produk atau service yang ditawarkan. Pastikan headline Anda menonjol dan tidak bertele-tele, karena ini bukan ajang membuat puisi.

Headline pendukung (sub-headline)

Oleh karena headline harus singkat dan jelas, terkadang Anda perlu menggunakan sub-headline untuk informasi tambahan. Namun, tetap tidak perlu berlebihan. Ada dua pendekatan yang dapat digunakan:

Statement pendukung (optional)

Jika Anda memiliki landing page yang panjang, cukup wajar untuk mengingatkan USP produk Anda dengan statement pendukung pada bagian tengah halaman.

Ketika menuliskan statement pendukung ini, pertimbangkanlah apa yang pembaca belum ketahui pada pertama kali meng-klik link landing page Anda.

Statement penutup (optional)

Kalimat penutup ini adalah sebagai back-up USP yang Anda tawarkan dan memberikan kesempatan terakhir agar terjadi proses konversi. Bagian ini merupakan cerita klimaks mengenai apa yang ditawarkan, dan patut untuk diperhitungkan.

Statement penutup yang kuat pada bagian landing page dapat memberikan rasa urgensi atau dapat juga mengingatkan visitor, mengapa mereka ada di halaman landing page tersebut. Untuk jenis landing page "clickthrough", sebaiknya ditampilkan berulang agar pengunjung tidak perlu kembali scroll ke atas.

Gambar Hero

Pandangan pertama (first impression) sangatlah penting, gambar atau video hero ini adalah elemen visual pertama dari bagian landing page yang akan di lihat oleh pengunjung.

Secara ideal, gambar hero ini harus menunjukkan konteks dari penggunaannya. Jika Anda menjalankan bisnis SaaS (Software as a service), Anda dapat menjalankan aplikasi/software yang ditawarkan pada perangkat yang paling modern. Atau, jika usaha Anda adalah ecommerce (toko online), bisa dapat berupa balon permen karet yang besar.

bagian landing page
[bagian landing page]. Gambar Hero. Sumber: Daily Harvest

Benefit

Landing page memerlukan copywriting yang mensupport headline untuk mempengaruhi pengunjung halaman Anda. Kuncinya adalah menjelaskan benefit yang spesifik bersama dengan fitur yang ditawarkan.

[bagian landing page] benefit
[bagian landing page]. Benefit. Sumber: Unsplash

Apa bedanya? Fitur merupakan kualitas yang spesifik dari produk atau service yang ditawarkan, sedangkan benefit adalah impact yang dihasilkan dari fitur tersebut.

Terkadang Anda mendengar dari orang lain bahwa, Anda hanya perlu menuliskan benefit, bukan fitur. Namun, jika Anda melihat lebih dalam untuk mendapatkan rasio konversi yang lebih tinggi. Akan lebih cerdas jika Anda menunjukkan fitur dan benefit secara bersamaan, tentunya lebih di tekankan pada benefit. Sebagai contoh:

Sosial Proof

Sosial proof adalah pengaruh orang disekitar kita yang dapat menentukan keputusan yang akan kita tentukan. Terkadang kita melihat ada pedagang nasi goreng pinggir jalan yang ramai, sedangkan yang di sebelahnya tidak terlalu ramai. Tentu kita akan terbawa situasi untuk membeli pedagang nasi goreng yang lebih ramai walaupun harus antri lebih panjang.

bagian landing page social proof
[bagian landing page]. social proof. Sumber: Unsplash

Di dalam bagian landing page, sosial proof dapat berupa:

Sosial proof bisa dikatakan alat yang paling ampuh yang dapat digunakan. Namun, ada dua hal yang perlu Anda perhatikan.

Hal yang paling penting dan utama adalah, Anda tidak boleh menipu. Jika seseorang mencium bau bangkai tikus, tentu akan sangat sulit untuk mengajaknya kembali. Yang kedua, spesifik. Selama memungkinkan, jelaskan siapa, apa, kapan, mengapa dan bagaimana pengalaman kustomer Anda. Testimoni akan menjadi sangat efektif jika prospek Anda dapat mengidentifikasikan berdasarkan orang yang telah menerimanya.

Tips: Pastikan testimoni Anda menjadi lebih meyakinkan dengan menggunakan nama kustomer dan foto asli, tidak menggunakan yang palsu.

Call To Action (CTA)

Yang terakhir bagian landing page adalah Anda harus fokus hanya dengan satu tujuan konversi, jika tidak, maka tidak dapat dinamakan landing page. Untuk pengunjung Anda, goal ini berbentuk call-to-action (CTA), dapat berupa tombol independen ataupun formulir yang di desain untuk lead generation (prospek yang sudah tertarik dengan penawaran Anda).

Ada 3 hal fundamental dalam membuat CTA:

Kesimpulan

Anda telah memahami bagian landing page. Saatnya untuk mengeksplorasi kapan dan dimana menggunakannya.

Artikel selanjutnya adalah strategi bagaimana membuat landing page terbaik. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda serta melejitkan rasio konversi Anda.

Apa itu landing page? Dalam digital marketing, landing page adalah halaman web berdiri sendiri yang dikhususkan secara spesifik untuk kebutuhan marketing atau periklanan. Landing page ini adalah di mana ketika pengunjung "mendarat" setelah meng-klik pada link dari email Anda, ads dari Google, Bing, Youtube, Facebook, Instagram, Twitter atau dari manapun di internet.

Tidak seperti halaman web pada umumnya yang ditujukan untuk memenuhi beberapa goal dan mendorong pengunjung untuk mengeksplorasi lebih dalam. Sedangkan landing page di rancang khusus dengan satu fokus atau tujuan, yang di kenal sebagai Call to Action (CTA).

Keterfokusan ini yang membuat landing page menjadi pilihan terbaik untuk meningkatkan konversi dari marketing campaign dan dapat menurunkan biaya untuk mendapatkan calon konsumen serta penjualan.

Jika kita melihat pada marketing funnel di bawah ini, maka landing page akan berada pada posisi di tengah-tengah:

apa itu landing page? marketing funnel
[apa itu landing page] sumber: unbounce

Seperti yang Anda lihat pada gambar di atas, landing page berada setelah prospek meng-klik dari bagian yang paling atas dari ads, email atau dimanapun dari berebagai sumber di internet. Disitulah proses konversi terjadi (seperti pembelian, sign-up ataupun pendaftaran).

Apa itu landing page dan perbedaannya dengan homepage?

Gambar di bawah ini adalah perbandingan antara landing page dan home page. Seperti yang Anda lihat bahwa pada homepage banyak sekali pilihan produk ataupun link, sedangkan pada landing page hanya ada 1 tombol "buy now".

 apa itu landing page? landing page vs normal page
[apa itu landing page] sumber: landerapp

Homepage memiliki lusinan distraksi berupa link ataupun promosi lainnya yang dapat menghilangkan fokus pengunjung dan menurunkan persentasi konversi. Sedangkan landing page memiliki "super fokus" link. Dengan memiliki lebih sedikit link ataupun mungkin hanya satu, maka akan membuat konversi landing page menjadi lebih tinggi.

Hal ini karena tidak ada pilihan lain yang dapat di klik sehingga dapat membuat pengunjung website Anda tidak pergi dari Call to Action (CTA). Itulah mengapa marketer expert selalu memiliki landing page yang khusus untuk mendestinasikan trafik pengunjung.

Jika kita melihat homepage, tentu saja bentuk dan desainnya sangat menarik. Karena memiliki tujuan untuk menunjukkan brand, sehingga orang dapat mengeksplorasi seluruh produk yang kita tawarkan. Selain itu, homepage pun memberikan informasi mengenai perusahaan/bisnis tersebut serta nilai lebih yang dimiliki nya. Dari sinilah, pengunjung dapat menelusuri kemanapun, seperti melamar pekerjaan, membaca blog, review service yang ditawarkan, postingan komunitas dan lain sebagainya. Namun, mengenai pengunjung tersebut membeli produk/jasa tidak menjadi tujuan utama

Landing page untuk visitor memiliki alasan yang sangat berbeda dibandingkan dengan homepage. Oleh karena itu, perlu dipasangkan dengan iklan yang apik untuk mempromosikan suatu penawaran tertentu. Landing page ini perlu di optimasi dan iterasi sehingga dapat mengkonversi visitor menjadi kustomer. Sehingga, landing page bekerja lebih baik untuk meningkatkan rasio konversi dari sumber traffic yang telah dimiliki. Itulah kekuatan utama landing page.

Tipe Landing Page

Anda akan melihat banyak variasi landing page dan secara spesifik bergantung kepada bisnis. Akan tetapi, secara umum ada dua jenis landing page (sesuai dengan tujuan masing-masing), yaitu:

[apa itu landing page?] sumber: Vinaora

Lead Generation Landing Page

Tipe landing page ini biasa disebut "lead gen" atau "lead capture", di mana kelengkapan landing page ini menggunakan formulir yang perlu di isi oleh pengunjung sebagai CTA-nya. Formulir ini digunakan untuk mengumpulkan data, seperti nama, alamat email ataupun nomor telepon.

[apa itu landing page]. Lead Generation LP. Sumber: Promo Soltekno

B2B marketer biasa menggunakan tipe ini dalam membangun database dari prospektif customer. Terkadang mereka membagikan sesuatu yang gratis, seperti ebook, webinar agar mendapatkan informasi kontak. Brand ecommerce pun dapat menggunakan tipe lead generation ini untuk menambah data kustomer dengan menawarkan gratis ongkos kirim ataupun promo spesial lainnya.

Clickthrough Landing Page

Tipe ini sering digunakan oleh ecommerce dan SaaS (software as a service). Jenis ini langsung menuju point utama, yaitu untuk penjualan ataupun berlangganan. Biasanya, jenis ini mengunakan tombol sederhana sebagai CTA. Tombol ini akan membawa pengunjung menuju proses check-out atau menyelesaikan proses transaksi.

[apa itu landing page]. Clickthrough LP. Sumber: Soltekno Promo

Traffic Menuju Landing Page

Anda memerlukan trafik ini untuk mengisi funnel paling atas untuk menarik perhatian pengunjung sehingga landing page bekerja dengan baik. Ada banyak pilihan yang dapat Anda gunakan. Mari kita telusuri yang paling sering digunakan sebagai trafik menuju landing page.

Paid Search Traffic

Sebagian besar search engine (salah satunya Google) menyediakan traffic berbayar pada situs pencariannya. Misalkan seseorang mencari sesuatu pada halaman utama google ("jasa perbaikan mobil"). Maka, Anda dapat melihat tanda tulisan "Ads" atau "iklan" pada hasil pencarian tersebut. Contoh yang paling sering ditemukan pada Google adalah seperti gambar di bawah ini:

[apa itu landing page?] sumber:Google.com

Tidak seperti hasil lainnya pada halaman web, pay-per-click ads (PPC) telah disiapkan dan di bayar oleh marketer. Seseorang yang meng-klik akan menuju landing page Anda, dan hal ini haruslah mempesona (secara visual ataupun copywriting). Anda pun dapat menargetkan sesuai dengan kata kunci, demografi, ataupun hobi yang dapat di ketahui dari browsing history target Anda.

Hal yang perlu diperhatikan! Ketika Anda membuat iklan, Anda harus menentukan kemana pengunjung akan diarahkan setelah meng-kliknya. Ingat! akan lebih baik jika Anda membawanya pada landing page yang independen yang sesuai dengan penawaran Anda dan CTA yang jelas (sangat tidak di sarankan menuju homepage jika target Anda meningkatkan rasio konversi).

Paid Social Traffic

Menjalankan ads pada media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter, ataupun LinkedIn adalah cara lain untuk menargetkan individu ataupun komunitas yang memiliki potensi menyukai brand Anda, walaupun mereka belum ada pada pasar Anda.

[apa itu landing page?] sumber: dreamstime

Daripada orang lain mencari "Jasa perbaikan mobil", Anda dapat mengiklankan untuk orang-orang yang memiliki hobi "otomotif" di dalam facebook profile nya. Kehebatan cara ini adalah Anda dapat memiliki koneksi dengan calon kustomer sebelum mereka melihat produk Anda atau sebelum mereka menginginkannya.

Selain dengan menawarkan target fitur, setiap channel sosial media memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Sebagai contoh, pada instagram, sangat efektif untuk menunjukan gaya dari suatu brand yang memiliki tampilan visual menarik. Pada sisi lain seperti LinkedIn, marketer B2B menggunakannya untuk menjangkau profesional pada industri yang lebih spesifik.

Email Campaign

Hingga saat ini, email adalah channel marketing yang paling efektif karena dapat menjangkau orang lebih banyak dengan biaya yang sangat kecil di bandingkan dengan platform lainnya. Berdasarkan study yang dilakukan, diproyeksikan bahwa akan ada sekitar 2,2 milliar orang menggunakan email. Lebih dari setengah jiwa di planet ini!!!

[apa itu landing page?] Email marketing. Sumber: Unsplash

Kombinasi antara email dan landing page dapat digunakan untuk mengoptimalkan relasi dengan kustomer saat ini ataupun untuk mendapatkan yang baru. Setelah membangun database kontak, Anda harus berhati-hati mengenai isi email tersebut kepada tujuan Anda dengan apa yang ditawarkan. Sedangkan landingpage digunakan untuk mengisi details dan menggiring pengunjung untuk CTA.

Organic Search Traffic

Kata "organik" mengacu kepada visitor yang berkunjung tanpa berbayar. Anda dapat membuat konten yang baik pada website ataupun landing page. Anda dapat memastikan bahwa bisnis Anda akan muncul sesering mungkin dan dengan kata kunci pencarian yang berhubungan. Semakin tinggi konten Anda, maka hasilnya akan semakin baik.

[apa itu landing page?] SEO. Sumber: Unsplash

"Tanpa berbayar" adalah persepsi yang tidak tepat untuk organik traffik. Karena, Anda harus investasi waktu, tenaga, bahkan uang untuk membuat konten yang baik. Untuk sumber trafik organik ini memilik bidang profesi tersendiri. Sebagian besar professional mendedikasikan fokusnya untuk mendapatkan trafik sebanyak mungkin dari pencarian Google. Inilah yang dinamakan dengan Search Engine Optimization (SEO).

Kesimpulan

Pada artikel ini Anda telah memahami apa itu landing page dan perbedaannya secara mendasar dibandingkan dengan homepage. Oleh karena itu Anda harus menentukan tujuan yang khusus, apakah untuk konversi atau branding bisnis Anda?

Jika Anda belum memiliki website untuk bisnis dan Anda ingin sesegera mungkin go-online. Anda dapat menyerahkannya kepada profesional yang terbiasa membuat website untuk segala jenis bisnis. Ataupun jika Anda hanya ingin membuat landing page untuk promosi ataupun menjual produk/service, dapat dipastikan mereka akan membuatkannya untuk Anda dengan sangat mudah.

Anda dapat bergabung dengan group Facebook di bawah ini untuk diskusi, tips dan trik mengenai digital marketing secara lebih luas:

Group Facebook Digital Marketing Indonesia

Semoga Artikel "apa itu landing page" ini bermanfaat untuk Anda. Topik Bahasan selanjutnya adalah komponen-komponen penting pada landing page.

Bekerja sama dengan Kami...

Kami senang bekerja dengan Anda yang memiliki permasalahan. 

Karena Kami akan memahami, menyelesaikan, serta merealisasikan
kebutuhan Anda.

Silahkan hubungi  Kami hari ini:
Pertanyaan mengenai project ==>
Copyright © Soltekno 2020
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram